Artikel

Artikel tentang EtnoParenting Indonesia

Sundanese Lullabies “Mepende”

Sundanese Lullabies “Mepende”

Artikel
Poster by Ina Farida Arif, Master Student of Preschool of Indonesia University of Education Sleep Method Put the child to sleep using a long cloth hanging from it the roofs of the sky of the house. Accompanied by folk songs (folklore) and fee asleep quickly. Content Meaning Containing Parents (mother's) hopes for their children will be able to become a useful, educated, and strong person in living life. Local Wisdom: Cageur (healthy), Bageur (kind heart), Bener (true or trust), Singer (introspection), and Pinter (smart). Reference: Rusnandar, N. (2017). Pranata Pendidikan pada Upacara Ngeuyeuk Seureuh, Upacara Masa Kehamilan, dan Ngasuh Budak. Patanjala, 9(1), 31-44. Yani, Z. (2020, January). Tradisi Mepende dan Nilai-nilai Pendidikan Agama: Studi Kasus di Masyarak...
Pengasuhan Suku Jawa (Poster)

Pengasuhan Suku Jawa (Poster)

Artikel
Poster oleh Zihan Fauziah Noor Paula, Mahasiswa Magister PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Masyarakat Jawa memiliki tujuan pengasuhan yang diwakili oleh kata "Njawani". Menurut Etikawati, et al. (2019), kata ini bermakna, "Dapat menempatkan diri sesuai kedudukan dan pandai mengendalikan diri." Sedangkan nilai pengasuhan yang diterapkan suku Jawa terdiri dari delapan nilai, yaitu: Hormat dan Manut (patuh); Rukun; Nrimo (menerima); Kendali Prilaku (perilaku baik); Rame ing gawe (bekerja keras); Jujur; Tresno (saling menyayangi); serta Isin, Wedi, Sungkan / Pake Wuh (Malu melakukan perbuatan tercela). Suku Jawa memiliki Falsafah Hidup, yaitu: "Nyunggi Duwur, Mendhem Jero" yang bermakna: menjunjung tinggi nama baik dan menyimpan segala kekurangan (Dianda, 2021). Adapun orang tua pada...
Pernikahan Beda Suku (Poster)

Pernikahan Beda Suku (Poster)

Artikel
Poster oleh Vita Siti Zuleha, Mahasiswa Magister PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Orang tua yang berasal dari perkawinan dengan latar belakang etnis yang berbeda menganggap nilai agama sebagai hal yang paling penting yang disepakati oleh masing-masing pihak dalam budaya etnis mereka. Nilai ketuhanan merupakan akar dan pondasi pengasuhan anak di berbagai etnis. Nilai kemanusiaan diartikan sebagai bentuk saling menghargai keunikan serta perbedaan dari masing-masing individu. Toleransi. Nilai gotong royong merupakan bagian dari budaya masyarakat Indonesia, telah meresap dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam konteks pengasuhan. Referensi: Andriani, F., & Rachmawati, Y. (2022). Etnoparenting: Pengasuhan Orang Tua Perkawinan Multi Etnis. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidik...
Pola Pengasuhan Anak dalam Keluarga Bugis Rappang, Sulawesi Selatan (Poster)

Pola Pengasuhan Anak dalam Keluarga Bugis Rappang, Sulawesi Selatan (Poster)

Artikel
Poster oleh Rahmah Raisah Rabbani, Mahasiswa Magister PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Suku Bugis (Lontara: ᨈᨚ ᨕᨘᨁᨗ) merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadat. Orang tua dalam keluarga Bugis dalam pengasuhan anak mempunyai keinginan untuk menjadikan anak-anaknya sebagai anak yang ideal seperti menjadi: Topanrita (cendekiawan agama), Toacca (cendekiawan umum), Tosugi (orang kaya), Towarani (orang berani), dan Panggalung Napaddarek (petani sawah dan kebun). Ada tiga pola pengasuhan anak keluarga Bugis Rappang. Pertama, Pola Resopa Temmangingngi, Namalomo Naletei Pamase Dewata. Pola ini menyatakan bahwa hanya dengan mengasuh tanpa rasa bosan akan mendapatkan rahmat dan berkah Allah SWT. Pola asuh ...
Pola Asuh Orang Tua Suku Minangkabau (Poster)

Pola Asuh Orang Tua Suku Minangkabau (Poster)

Artikel
Poster oleh Putri Prasasti, Mahasiswa Magister PAUD Universitas Pendidikan Indonesia Suku Minangkabau dikenal sebagai suku terbesar yang menganut garis keturunan ibu (matrilineal). Pengasuhan anak dibantu oleh seluruh elemen keluarga ibu, seperti: "mamak", atau saudara laki-laki ibu. Orang tua melakukan Penanaman Nilai Agama dan Budaya dengan mengarahkan anak ke surau (masjid) untuk belajar agama dan latihan silat. Orang tua Minangkabau melakukan Pembentukan Karakter Anak melalui tiga hal, yaitu: Cerita Legenda, Dongeng Tradisional, dan Cerita Mitos. Suku Minangkabau menganut Falsafah: "Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah," yang berarti: "Adat bersendi oleh agama, agama bersendi oleh al-Qur'an". Adapun pepatah suku Minangkabau terkait pengasuhan anak, antara lain: "Ketek t...
Positive Values Taught by Sundanese Culture (Poster)

Positive Values Taught by Sundanese Culture (Poster)

Artikel
Poster by Maryam Nibrosurrahman, Master Student of Preschool of Indonesia University of Education There are five positive values taught by Sundanese Culture: Nyalindung; show your identity as God's creatures who obey worship, maintain relationships with others and care for the environment. Implemented by showing an attitude of diligent worship, prayer, maintaining friendship, and loving the environment. Nyunda; shows one's identity as a Sundanese person: friendly, humble, and socially sensitive. Implemented by showing a polite, frendly, humble, and helpful attitude. Nyeni; show your identity as love art, have an artistic spirit, and are able to express their thoughts, and feelings through art. Implemented by appreciating art, nurturing art, and developing art. Nyantika; sho...
Macam-Macam Pola Asuh Tradisi Suku Jawa

Macam-Macam Pola Asuh Tradisi Suku Jawa

Artikel
Ilustrasi (google.com) Hidup dalam keberagaman merupakan sebuah keniscayaan bagi bangsa Indonesia. Perlu kita pahami bersama pada pendahuluan kali ini bagaimana cara mengelola sebuah keberagaman di Indonesia, khazanah apa saja yang dapat kita gali di dalam ke aneka ragaman yang kaya pada bangsa Indonesia, dan hal-hal apa saja yang menjadikan Indonesia memiliki ketahanan budaya meskipun banyak budaya asing yang masuk. Lalu yang terakhir adalah bagaimana peran serta fungsi etnoparenting dalam pembangunan masyarakat. Seperti yang kita tahu Indonesia memiliki kekayaan budaya juga suku yang berbangsa-bangsa. Terdiri dari 1400 etnis, yang dikelompokan ke dalam 370 grup etnis serta keberagaman kepercayaan dan agama. Tahukah Anda bahwa Indonesia adalah negeri kepulauan terbesar di dunia?&nb...
Menerapkan Pola Asuh dengan Media Seni

Menerapkan Pola Asuh dengan Media Seni

Artikel
Ilustrasi Tari Tradisional Bali Menerapkan pola asuh umum nya adalah tradisi turun temurun dari para leluhur. berbagai macam ritual yang syarat makna hanyalah bertujuan agar manusia bisa mencapai derajat sejatinya menjadi 'Manusia' yang sesungguhnya. begitu pula dengan para orang tua yang menginginkan anak mereka menjadi manusia terbaik. menyelarasakan hubungan antara bumi, lingkungan, dan Tuhan. berbagai macam metode yang telah dilakukan semata-mata untuk mensyiarkan kebaikan dengan jalan kesenian. berikut adalah beberapa contoh yang dari metode pola asuh dengan kesenian. Lisan Selain seni lisan dalam bentuk dongeng , mari kita ambil sebuah tembang atau 'pupuh' (bahasa Sunda) . yaitu, sebuah senandung yang biasa orang tua nyanyikan ketika anak-anak hendak memejamkan mata. Tembang...
Pengertian Ethnoscience / Ethnosains

Pengertian Ethnoscience / Ethnosains

Artikel
Ethnoscience is the study of the system of knowledge of classification of material objects and concepts in different cultures trough the world. Contribution to document study and analyze important potensial of indigenous knowledge system of divers local people's for future use and balance polusi planning and implementation which are now under threat of existence is the result of westernization and globalization. Ilustrasi (Foto: moondoggiesmusic.com) Ethnosains ialah sebuah sistem pengetahuan yang diklasifikasikan dalam material objek berupa konsep dalam budaya yang berbeda-beda di seluruh dunia. Paradigma dalam studi etnosains ialah berkontribusi untuk mendokumentasikan, menganalisis dan mengkaji pengetahuan akan budaya. Pengetahuan yang dianggap penting pada bidang lokal yaitu berb...
Sumber-Sumber Penggalian Tentang Etnoparenting dalam Perjalanan Ruang Peradaban Jiwa Berdasarkan Lisan dan Tulis

Sumber-Sumber Penggalian Tentang Etnoparenting dalam Perjalanan Ruang Peradaban Jiwa Berdasarkan Lisan dan Tulis

Artikel
Tradisi lisan dan tulis adalah alat refleksi untuk menjadi wadah kreatifitas dalam mengungkapkan sebuah gagasan atau ide-ide pemikiran dan skema sebuah budaya bangsa. Aksara atau tulisan mampu menggambarkan bagaimana kehidupan sosial yang menjadi sentra dari peradaban sebuah bangsa. Ada tiga jenis lisan yang akan kita bahas. Jenis lisan pertama adalah lisan murni seperti, dongeng yang diceritakan oleh ibu kepada anaknya ketika menjelang tidur. Kedua adalah ada semi lisan, percontohan yang bisa kita ambil adalah pertunjukan wayang yang mengkolaborasikan antara dongeng, visual, tarian serta tembang yang mengiringi. Lalu yang terakhir adalah material contohnya arcadimah patung Dewa Ruci. Tradisi lisan pertama kali digunakan ketika tradisi tulis belum ada ketika zaman prasejarah. Lalu tradi...