Artikel

Artikel tentang EtnoParenting Indonesia

Neleng Nengkung: Lagu Ayun Bayi Khas Sunda

Neleng Nengkung: Lagu Ayun Bayi Khas Sunda

Artikel
Tangisan seorang bayi adalah alunan lagu yang merdu dan didambakan oleh pasangan suami istri yang baru menikah. Hal ini diartikan bahwa seorang anak merupakan tanggung-jawab orang tua dalam menghadapi perkembangan hidupnya. Orang tua harus menanamkan nilai-nilai atau norma yang akan menjadi panutan dan pegangan hidup anak kelak. Untuk itu pendidikan yang dilaksanakan oleh orang tua terhadap anak dimulai dari dalam kandungan hingga awal pernikahan anak. Sifat dasar dan pola pengasuhan mempengaruhi perkembangan individu. Aspek komunikasi yang penting dialami anak sebagai bayi adalah pola saling bertukar peran dalam percakapan atau dialog interaktif. Hal-hal yang disampaikan ibu kepada anaknya di antaranya tentang pembelajaran, pengalaman, dan nilai-nilai yang ingin disosialisasikan kepada...
Tradisi Pola Asuh dan Kebudayaan Suku Jawa (Part 3)

Tradisi Pola Asuh dan Kebudayaan Suku Jawa (Part 3)

Artikel
Sumber : Wordpress.com Tidak hanya pola asuh serta upacara kebudayaan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, permainan untuk anak pun tidak luput dari sekayaan budaya yang syarat makna. Permainan tradisional ini biasanya dilakukan masyarakat Jawa bersama rekan sejawatnya. Permainan tradisional sejak dahulu sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, disebut tradisional sebab pemainan ini hanya menggunakan peralatan dan bahan permainan yang sederhana juga mudah didapat. Namun, seiring berkembangnya waktu, eksistensi dari permainan tradisional ini mulai kehilangan peminat dan semakin lama, semakin hilang dari pusaran penggunaanya. Untuk itu, kita sebagai generasi muda, harus bisa melestarikannya. Salah satu contohnya adalah permainan Jamuran yang dilakukan ketika padang bulan atau ...
Tradisi Pola Asuh dan Kebudayaan Suku Jawa (Bagian 2)

Tradisi Pola Asuh dan Kebudayaan Suku Jawa (Bagian 2)

Artikel
Ilustrasi (gambar dari suaramerdeka.com) Melanjutkan dari bagian pertama, kita akan masuk ke dalam tradisi Suku Jawa dalam menggabungkan antara tradisi serta pola asuh secara bersamaan. Tradisi pengasuhan anak di atas dilakukan dalam rentang waktu empat puluh hari, antara lain : Tedhak Siten Tedhak Siten adalah rangkaian prosesi adat dari tanah Jawa yang diselenggarakan pada saat pertama kali seorang anak belajar menginjakkan kaki ke tanah. Tedhak berarti turun, dan sit n artinya tanah. Tradisi ini biasanya dilakukan saat anak berusia sekitar tujuh bulanan, dan pada tradisi ini juga berisi semua harapan dan Arahan dalam hidup. Di dalam prosesi ini orangtua harus mendampingi anaknya hingga selesai. Proses awal tradisi ini yaitu, bayi dipanjatkan pada tangga yang terbuat dari tebu....
Tradisi Pola Asuh Kebudayaan Suku Jawa (part 1)

Tradisi Pola Asuh Kebudayaan Suku Jawa (part 1)

Artikel
Ilustrasi (Foto oleh Wahyu Widiatmoko di Pexels) Peran orang tua dalam pendidikan anaknya merupakan hal penting dalam membentuk karakter anak. jika diibaratkan, orangtua adalah sebagai pemahat yang mengukir sebuah patung dan membentuknya sesuai dengan keinginan mereka, hasil baik atau buruk dari patung tersebut tergantung dari sang pemahat. Peran orang tua disini adalah mengenalkan bagaimana  Sangkan Paraning Dumadi atau disebut juga  asal terjadinya penciptaan sehingga jika dikaitkan dengan islam istilah ini bisa disebut tawabah atau kembali/taubat. Pada dasarnya setiap orangtua mengharapkan keturunan mereka menjadi Wong (manusia) secara lahir dan batin-nya sempurna, mapan, berakhlak mulia dan mempunyai budi pekerti yang baik inilah makna kata Wong yang dimaksudkan. Seperti yang...
Metode Dengan Nyanyian (Lullaby Nusantara)

Metode Dengan Nyanyian (Lullaby Nusantara)

Artikel
Setiap suku mempunyai budaya melantunkan senandung kepada anak mereka menjelang tidur. Tradisi menina bobo kan anak-anak di percaya untuk membangun hubungan emosi antara anak dan orang tua. Lagu-lagu yang dinyanyikan biasanya bermakna indah, atau berisi nasihat, atau pepatah. Bapukung Tradisi Meninabobokan (foto:@cahyadibasti) Berikut akan saya perkenalkan kepada sahabat sekalian budaya mana saja yang menerapkan tradisi nyanyian. Putri Cening Ayu (Bali) Lagu ‘Putri Cening Ayu’ merupakan lagu wajib daerah yang berasal dari Provinsi Bali. Laguini merupakan lagu interaksi antara Ibu dan anak yang menceritakan tentang percakapan Ibukepada anaknya. Lagu ini menceritakan seorang Ibu yang akan pergi ke pasar untukmembelikan makanan untuk anaknya, dan sang Ibu meminta anaknya untuk me...
Tujuan Penciptaan Manusia Menurut Masyarakat Jawa

Tujuan Penciptaan Manusia Menurut Masyarakat Jawa

Artikel
Ilustrasi (Foto oleh Stijn Dijkstra di Pexels) Visi dari Etnoparenting ini mengacu kepada Sangkan Paraning Dumadi, Mamayu Hayuning Bawana, Manunggaling Kawula Gusti.  Sangkan Paraning Dumadi Yang artinya hana hurip wening suci adanya hidup adalah kehendak yang Maha Suci. semua yang terjadi di bumi ini hanyalah karena Gusti Allah menghendakinya terciptanya Manusia dan bintang-bintang, tata surya alam semesta. Cipta wening cipta mandulu, cipta dadi.  Satu arah tujuan terhadap Tuhan yang Maha Tunggal. Rasaingsun handulusih rasa cinta sejati akan muncul dari kasih cinta nurani. Mamayu Hayuning Bawana artinya hasrat yang diarahkan kepada kesejahteraan alam. Alam-alam yang dimaksud tidak selalu alam yang berbentuk fisik. Bisa juga diartikan sebagai alam batin, gaib dan alam-a...
Tak Lelo, Lelo, Lelo Ledung, Gending Pengantar Tidur Masyarakat Jawa

Tak Lelo, Lelo, Lelo Ledung, Gending Pengantar Tidur Masyarakat Jawa

Artikel
Masyarakat Jawa kuno memiliki nyanyian khusus untuk menidurkan anak. Arieyoko, pegiat seni dan mantan wartawan, menyebutkan bahwa lagu pengantar tidur untuk anak balita biasanya berupa tembang. Tembang sendiri dapat bermakna syair, gubahan, kidung, atau nyanyian. Sebelum dinamakan tembang, sastra lisan di Jawa disebut Macapat, yaitu sastra Jawa kuno. Macapat merupakan salah satu warisan budaya Jawa yang sangat terkenal. Macapat berbentuk puisi tradisional dalam bahasa Jawa yang disusun menggunakan aturan tertentu dan biasanya terdiri dari empat larik. Macapat menceritakan manusia mulai dari janin hingga kematian. Pada masa lalu, Macapat disenandungkan tanpa menggunakan iringan apa pun. Pembacaan macapat lebih diutamakan pada makna yang terkandung di dalam syairnya. Namun, seiring pe...
Kaulinan Barudak Tradisional Suku Sunda

Kaulinan Barudak Tradisional Suku Sunda

Artikel
Kaulinan di dalam bahasa Indonesia yang berarti adalah permainan, yang artinya permainan, berasal dari kata ulin yang artinya main, dan barudak artinya adalah anak-anak, orang Jawa Tengah atau Jawa Timur menyebutnya dolanan bocah. Permainan anak-anak ini merupakan permainan yang secara tradisi sudah ada sejak dahulu. Ada beberapa permainan tradisional dari masyarakat jaman dahulu yang masih di lakukan hingga ke era sekarang. Sudah menjadi kebiasaan suku sunda untuk menghibur anak-anak mereka dengan cara mengajak mereka bermain. Umumnya permainan yang dilakukan beserta nyanyian-nyanyian dengan bahasa sunda yang khas sebelum permainan dimulai. Ucang-Ucang Angge Permainan Ucang-Ucang AnggeSumber: http://www.gspradio.com/2015/01/permainan-ucang-ucang-angge.html Lagu Ucang-Ucang Angge...
Mengenal Pola Asuh Anak Suku-Suku di Indonesia

Mengenal Pola Asuh Anak Suku-Suku di Indonesia

Artikel
Ilustrasi (Foto oleh Charl Durand di Pexels) Hidup dengan keberagaman di Indonesia merupakan suatu keniscayaan. Kita selalu berdampingan dengan banyaknya perbedaan dari berbagai tradisi, suku, bangsa, etnis, daerah, dan juga budaya. Tenggang rasa di dalam kondisi hidup seperti ini merupakan bentuk toleransi kita sebagai masyarakat yang saling menghargai. Lalu, bagaimanakah cara kita mengelola keberagaman ini? Khazanah apa saja yang bisa kita gali dalam keanekaragaman ini? Lalu, apa yang membuat Indonesia memiliki ketahanan budaya di tengah arus masuknya budaya asing? Serta, bagaimana peran dan fungsi etnoparenting dalam pembangunan masyarakat ini? Pendidikan di masyarakat dimulai dari lembaga terkecil yang kita sebut keluarga. Pola tingkah laku sebuah masyarakat akan berkualitas jika...
Penggunaan Selendang Kain dalam Pengasuhan

Penggunaan Selendang Kain dalam Pengasuhan

Artikel
Sumber : Bobo.Id-Grid.ID Selendang adalah pakaian tradisional Indonesia yang berbentuk kain panjang dan biasanya digunakan oleh perempuan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, selendang diartikan sebagai kain panjang penutup leher (diantara bahu dan kepala) atau untuk menari. Selain itu selendang juga berupa kain untuk dibawa pulang, dengan demikian dapat dikatakan bahwa selendang merupakan kain panjang yang memiliki banyak kegunaan. Secara umum, selendang dijadikan sebagai alat untuk mengangkat barang, sebagai bagian dari pakaian adat dan kerap digunakan dalam berbagai upacara serta dijadikan sebagai alat untuk mengasuh anak. Selendang paling sering memiliki motif batik yang hampir setiap daerahnya memiliki ciri khas tersendiri. Pada saat manusia hidup di zaman nomaden, selend...