Site icon Etnoparenting Indonesia

Konferensi Nasional, Etnoparenting: Kajian Kearifan Lokal, Riset & Pembangunan Bangsa

Tim Etnoparenting menyelenggarakan sebuah acara konferensi nasional etnoparenting bertajuk kajian kearifan lokal, riset dan pembangunan bangsa. Kegiatan ini berlangsung melalui video conference zoom meeting pada Selasa, 5 Juli 2022 lalu. Konferensi dihadiri oleh tiga pembicara inti, antara lain, Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., Wina Erwina, Ph.D., dan Yeni Rachmawati, Ph.D. Sementara itu lebih dari 30 presenter hadir untuk melakukan presentasi terkait hasil risetnya dan peserta yang hadir pada konferensi nasional ini sebanyak 102 partisipan.

Konferensi pertama etnoparenting ini perdana dilakukan secara online. Peserta yang mengikuti kegiatan ini melebihi estimasi panitia yang semula sekitar 50 peserta menjadi dua kali lipat peserta yang hadir. Dalam sambutannya Wakil dekan bidang akademik Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia yaitu Dr. Nandan Budiman, M.Si menuturkan bahwa sebuah pendidikan yang baik ialah yang mampu mengangkat budaya bangsanya sendiri. Hal ini kita pahami bahwa negeri ini memiliki beragam budaya yang sangat potensial untuk mengkaji dan mengembangkan nilai-nilai positif untuk mewujudkan pendidikan berbasis kearifan lokal yang lebih baik lagi.

Sementara itu pembicara utama Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pendidikan berbasis ke-etnik-an atau disebut etnopedagogik perlu dibangun dengan pemikiran melalui berbagai kajian berupa filosofis, teoretis, dan praksis. Secara mendasar pendidikan ini perlu ditanamkan kesadaran, pemahaman, dan kecakapan kultural yang tentu erat kaitannya dengan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut beliau, perlu dirancang sebuah strategi politik pendidikan secara detail, cermat, dan serasi agar tidak bertentangan dengan filosofi dasar yang melandasi ditetapkannya pasal 31 UUD 1945. Yaitu penyelenggaraan satu “Sistem Pengajaran Nasional” untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kebudayaan nasional, dan mengokohkan NKRI.

Pendidikan berbasis etnografis atau etnopedagogik seyogyanya menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional dalam upaya memajukan kebudayaan nasional berbasis kebudayaan daerah yang akan menjadi kekuatan kolektif kebudayaan nasional untuk diwarisi oleh generasi penerus.

Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd
Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd (Keynote Speaker) didampingi Dr. Phill. Leli Kurniawati, S.Pd, M.Mus (Moderator)

Konferensi nasional etnoparenting ini mengusung 15 topik diantaranya:

  1. Nilai Religius dalam Pengasuhan Anak di Nusantara
  2. Gotong Royong dalam Pengasuhan Anak di Nusantara
  3. Pengasuhan Anak Berdasarkan Alam dan Geografis Nusantara
  4. Konsep Manusia Utama Berbasis Kearifan Lokal
  5. Pengobatan Tradisional dan Gizi Keluarga
  6. Dongeng Nusantara
  7. Seni musik, Tari dan Rupa Nusantara
  8. Permainan Tradisional Nusantara
  9. Pendidikan Karakter Nusantara
  10. Pengelolaan Emosi Berdasarkan Kearifan Lokal
  11. Falsafah Ibu dan Perempuan Nusantara
  12. Peran Ayah dan Keluarga Besar Berdasarkan Kearifan Lokal
  13. Pengasuhan Anak di Suku Tertentu
  14. Keberagaman Keluarga di Nusantara
  15. Metode Riset Kearifan Lokal

Banyak peserta hadir dan tertarik dengan topik-topik yang diberikan oleh para presenter. Kegiatan konferensi nasional ini diharapkan mampu memberikan sumbangsih ilmu pendidikan berdasarkan kearifan lokal dan pengasuhan kepada anak berdasarkan kebudayaan.

Exit mobile version